Wednesday, 04 December 2019 08:55

Produksi Listrik PLTB Sidrap ke Jaringan PLN di Atas Proyeksi

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

Sidenreng Rappang, CNBC Indonesia - Kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) kapasitas 75 MW di Sidenreng Rappang (Sidrap), Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi angin segar bagi pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Sub Station Manager PT UPC Sidrap Bayu Energi, Hamiruddin Saguni, mengatakan sejak diresmikan pada Juli 2018 lalu, PLTB ini praktis membantu menambah pasokan listrik untuk PT PLN (Persero) khususnya di Sistem Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat. hal ini juga sekaligus menjadi komitmen dalam memanfaatkan energi angin guna membantu meningkatkan penggunaan EBT agar konsumsinya mampu mencapai 23% di tahun 2025.

Dalam 2 tahun terakhir, katanya, PLTB Sidrap telah memproduksi listrik lebih dari 400.000 MWh. Lebih dari setengahnya diproduksi di tahun 2019 dan sisanya dihasilkan setelah PLTB Sidrap beroperasi secara komersial.

Ini berarti ada peningkatan produksi, dengan melihat data yang ada produksi energi listrik yang maksimal terjadi pada bulan April hingga Oktober, sementara pada bulan November - Maret rata-rata lebih rendah.

Penurunan produksi energi listrik ini seiring dengan musim penghujan di mana kecepatan angin sudah mulai menurun jadi bukan disebabkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap mengalami kerusakan.

PLTB Sidrap yang ditopang dengan 30 turbin dan masing-masing turbin berkapasitas 2,5 MW, hingga saat ini seluruh turbin PLTB Sidrap masih berfungsi dengan baik.

Sementara untuk bulan November, bulan dengan hembusan angin yang rendah di wilayah PLTB Sidrap, kondisi ini memberi kesempatan PT UPC Sidrap Bayu Energi untuk fokus pada perawatan dan perbaikan sejumlah infrastruktur penting di kebun angin ini.

"Tim ahli kami terus bekerja 24 jam setiap hari mengerjakan agenda perawatan terencana guna mempersiapkan PLTB Sidrap memasuki musim penghujan," kata Hamiruddin, dalam siaran persnya, Minggu (1/12/2019).

Dia menambahkan, saat ini pihaknya menjalani bulan November yang tenang setelah 9 bulan sebelumnya PLTB Sidrap menghasilkan listrik yang melimpah, rata-rata 20% sampai dengan Oktober 2019. Dalam periode itu, pihaknya menghasilkan energi bersih dan terbarukan yang disalurkan ke jaringan PLN Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat.

"Sesuai dengan perjanjian jual beli ketenagalistrikan di mana PLN hanya akan membayar daya listrik yang diproduksi PLTB Sidrap saat angin berhembus. Jika hembusan angin di Perbukitan Pabaressang berhenti dan listrik PLTB Sidrap tak mengalir ke jaringan listrik PLN, maka PLN tidak berkewajiban membayar apapun," jelasnya.

Selain kontribusi PLTB Sidrap menghasilkan energi bersih dan terbarukan, keberadaan kebun angin pertama dan terbesar di Indonesia ini turut mendongkrak pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu. Desa tersebut kini tercatat sebagai desa dengan penerimaan PBB terbesar se-Kabupaten Sidrap, berkat investasi PLTB Sidrap.

PT UPC Sidrap lebih jauh menjelaskan, kebun angin layaknya mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam terbarukan lainnya.

Proses ini meliputi periode produksi tinggi yang panjang yang diselingi oleh masa perawatan dalam rangka mempersiapkan PLTB menjalani musim produksi selanjutnya.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan PLN, Syamsul Huda mengungkapkan, sebagian dari November merupakan masa untuk perawatan PLTB Sidrap.

"Kami yakin para ahli di UPC Sidrap sanggup mengerjakan perawatan dengan cepat dan menjaga kualitas tinggi dalam jangka waktu yang singkat, dan ketika tidak ada pasokan listrik ke PLN artinya PLN tidak membayar apapun kepada pihak UPC Sidrap," ungkap Syamsul.

Pengamat ekonomi energi UGM, Fahmy Radhi mengungkapkan secara teknis, PLTB sudah dihitung tingkat kelayakan perputaran kincir angin akan berputar secara optimal sekitar 10 bulan, sedangkan 2 bulan tidak berputar secara optimal, termasuk pada Nopember, sehingga pada bulan tersebut praktis PLTB tidak berputar secara optimal, karena UPC memanfaatkan untuk pemeliharaan.

"Pada saat tidak berputar secara optimal, PLTB tidak hasilkan listrik. Namun, PLN tidak menanggung beban apa pun dengan tidak berputarnya kincir. Berdasarkan perjanjian, PLN hanya akan membayar pasokan listrik dihasilkan dan disalurkan PLTB," ungkap Fahmy Radhi.

Hamiruddin Saguni mengatakan tahun 2019 menjadi masa yang menakjubkan bagi PLTB Sidrap, sebuah capaian kelas dunia dari Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kini, setelah sebagian besar masa perawatan rampung, PLTB Sidrap telah siap memasuki musim angin baru dengan kepercayaan diri untuk memanen dan menghasilkan energi listrik bersih dan terbarukan untuk Sulawesi Selatan dan lebih banyak manfaat Tanggung Jawab Sosial Perusahaan pada masyarakat Sidenreng Rappang.

PLTB Sidrap merupakan kebanggaan Indonesia karena merupakan PLTB pertama dan terbesar di Asia Tenggara.

Energi listrik yang dihasilkan dapat melistriki 75.000 pelanggan rumah tangga. Selain itu dengan bertambahnya pasokan pembangkit, saat ini rasio Elektrifikasi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat mencapai 98,25% dengan total pelanggan 3.098.209

 

 

 

Read 17629 times Last modified on Wednesday, 04 December 2019 09:00

3242 comments

  • Comment Link 더킹 카지노 사이트 Thursday, 25 March 2021 08:36 posted by 더킹 카지노 사이트

    If you are going for best contents like I do, simply pay
    a visit this website every day because it presents
    feature contents, thanks

  • Comment Link 드림카지노 Wednesday, 24 March 2021 10:43 posted by 드림카지노

    You're so interesting! I do not think I've truly
    read anything like that before. So great to find another person with
    some original thoughts on this subject. Really.. thanks for starting this up.
    This site is one thing that is required on the internet, someone with
    some originality!

  • Comment Link xo 카지노 Wednesday, 24 March 2021 09:53 posted by xo 카지노

    It's fantastic that you are getting thoughts from this post as well
    as from our discussion made at this time.

  • Comment Link 카지노 커뮤니티 Wednesday, 24 March 2021 09:52 posted by 카지노 커뮤니티

    Hello, i read your blog occasionally and i own a similar one and i
    was just wondering if you get a lot of spam responses?
    If so how do you prevent it, any plugin or anything you can recommend?
    I get so much lately it's driving me mad so any assistance is
    very much appreciated.

  • Comment Link 더킹 바카라 Wednesday, 24 March 2021 09:49 posted by 더킹 바카라

    Yes! Finally something about 플러스카지노.

  • Comment Link 필리핀 마이다스 카지노 Wednesday, 24 March 2021 09:45 posted by 필리핀 마이다스 카지노

    I'm really loving the theme/design of your weblog. Do you ever run into any internet browser compatibility
    issues? A number of my blog visitors have
    complained about my site not operating correctly in Explorer
    but looks great in Chrome. Do you have any ideas to help fix this issue?

  • Comment Link 드림 카지노 쿠폰 Wednesday, 24 March 2021 09:41 posted by 드림 카지노 쿠폰

    No matter if some one searches for his vital thing, so
    he/she wants to be available that in detail, therefore
    that thing is maintained over here.

  • Comment Link 우리 카지노 주소 Wednesday, 24 March 2021 08:46 posted by 우리 카지노 주소

    You can certainly see your expertise in the article you write.
    The arena hopes for even more passionate writers like you who are not afraid
    to say how they believe. All the time follow your heart.

  • Comment Link 메리트 카지노 도메인 Wednesday, 24 March 2021 05:19 posted by 메리트 카지노 도메인

    You can definitely see your expertise in the article you write.
    The sector hopes for even more passionate writers like you who aren't
    afraid to say how they believe. Always follow your heart.

  • Comment Link 넷마블 바카라 Tuesday, 23 March 2021 11:46 posted by 넷마블 바카라

    Have you ever considered creating an e-book or guest
    authoring on other sites? I have a blog based upon on the same ideas you discuss and would
    really like to have you share some stories/information. I know my viewers would value your work.
    If you're even remotely interested, feel free to send me an e mail.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.